Derita yang dialami pelantun lagu "Lima Menit Lagi" ini nampaknya bertambah saja. Tiga dokter yang didatanginya untuk mengecek kista yang dideritanya ternyata berpendapat sama, jalan satu-satunya Ine harus operasi, agar kista yang sudah besar ini tidak berisiko menyebar ke mana-mana.
Menurut dokter yang menanganinya, biasa pasien lain hanya menjalani operasi 1-2 jam, sementara Ine harus melewati operasi selama 5 jam. Selesai operasi, dua hari Ine tak bisa buang angin. Apa yang terjadi? Apakah ini pertanda bahwa penyakit ini sudah sangat parah.
"Sebelum tindakan, sudah puasa. Habis operasi, penginnya makan. Tapi enggak bisa buang angin sampai dua hari. Menurut aturannya, enggak boleh makan sebelum buang angin. Waduh, tersiksa, kelaparan tapi enggak bisa makan. Kalau operasinya sendiri atau proses pemulihannya enggak apa-apa. Malah rasanya aku lebih fit. Perut, kok terlihat lebih kempis, hahaha," urai Ine.
Operasi yang dilakukan di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada 26 Agustus lalu diakui Ine cukup canggih. Sehingga ia tidak perlu menempuh masa pemulihan yang lama. "Biasanya kayak orang habis operasi caesar, harus bed rest dulu. Nah, sepuluh hari setelah operasi aku langsung rekaman, langsung syuting video klip. Alhamdulillah enggak ada masalah. Baik-baik saja. Mungkin memang operasi sekarang itu sudah canggih. Jadi dalam dua bulan ini, aku operasi dan merampungkan album," ucap Ine.
Kini Ine tinggal melakukan perawatan untuk mencegah agar tidak ada kista tumbuh atau bersarang kembali dalam tubuhnya. Selama enam bulan, setiap bulannya, ia harus disuntik. Ia berpesan untuk setiap wanita, hati-hati, kista disebabkan faktor genetik dan pola makan.
"Jadi kalau dalam keluarga ada yang memiliki kista, sebaiknya rajin-rajin cek, karena penyebab utamanya faktor keturunan. Bakat yang sudah ada bisa dipicu pola makan yang tidak sehat," pesan Ine.


0 komentar:
Post a Comment